Langsung ke konten utama

Untuk kamu yang tersemoga 💛

Untuk KAMU yang sudah Ibu sayangi sebelum pertemuan.

Suatu saat ketika kamu membaca tulisan ini, ibu harap kamu tidak pernah marah apalagi membenci ibu.
Ketahuilah.. ibu sungguh menyayangimu, bahkan jauh sebelum ibu melihat rupamu. Ibu sungguh sudah jatuh cinta padamu sebelum ibu tau seperti apa sinar mata kecilmu.
Nak, ibu tidak mencegah kehadiranmu. Begitupun ayah. Ibu juga bukannya tidak meminta kehadiranmu secepatnya, hanya saja.. banyak yang belum ibu siapkan untuk menjadi ibu yang baik untukmu. Setahun lalu, saat ayah meminta ibu menjadi istrinya. Ibu hanya sibuk menyiapkan diri menjadi seorang istri yang baik, meskipun sekarang ibu belum begitu baik menjadi istri ayah. Ibu lupa ketika ibu menyiapkan diri untuk menjadi seorang istri , seharusnya ibu juga menyiapkan diri menjadi seorang ibu. Seorang ibu yang baik untuk kamu. Maaf soal itu nak.
Jadi sekarang biarkan ibu menyiapkan diri sebentar,  menyiapkan segala yang harus disiapkan agar ketika kamu hadir, ibu tidak menjadi manusia bodoh lagi. Karena seperti yang mereka bilang, ibu adalah madrasah pertamamu. Maka sebelum kehadiranmu, biar ibu bangun dengan sebaik-baiknya madrasah pertama mu ini, agar kelak kamu bisa menjadi anak yang sholeh dan sholeha.
Kamu tau ? Kemarin ayah bilang, kalau kamu hadir, ayah akan memberikan Nama belakangnya untukmu. Dan Yang ibu tebak dari sikap ayah , sepertinya ayah juga sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu. Segalanya bahkan tanpa terkecuali.
Tahun ini adalah tahun yang sungguh luarbiasa untuk Ayah dan Ibu. Tahun yang kadang anginnya begitu kencang, sampai Ayah dan Ibu sering hampir tumbang. Tapi kamu jangan khawatir, Ayah dan Ibu selalu kuat untuk bangkit dan melewati segala Musim bersama. Bersama nak, bukan sendiri. itu sebabnya, Tahun ini ibu memutuskan harus bekerjasama dengan ayah untuk menyelesaikan hal yang perlu kami selesaikan sambil menyiapkan diri dan menyiapkan segalanya untukmu.
Nanti jika sudah siap segalanya, Ibu dan Ayah pasti melakukan apapun untuk mempercepat pertemuan kita.
Ibu janji 💓.
Sekali lagi, Ibu ingin kamu tau bahwa kami sudah sangat mencintaimu jauh sebelum kami bertemu denganmu.

Dari Ibu yang sudah mencintaimu sebelum sebuah pertemuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu, hanya sebuah masalaluku 🍁

Selamat malam untuk kamu yang ada disana. Kamu yang diam-diam masih menyisihkan waktu untuk mencari tau kabarku , yang masih menyisihkan waktu untuk mampir di duniaku, walau hanya untuk sekedar membaca tulisan tak bermutu. Apa kabarmu ? Semoga selalu baik-baik saja . Aku tau mungkin kamu terkejut atau mungkin penasaran setelah membaca judul postinganku saat notif di handphonemu muncul. Sebelumnya maaf sudah lancang membawamu masuk dalam duniaku. Maaf... Setidaknya , sekarang aku bisa menyampaikan maafku terlebih dahulu sebelum melukai hatimu (lagi). Tidak sepengecut dulu ! Setelah Melukaimu hingga patah berkeping, aku tak pernah hadir walaupun hanya untuk menyampaikan maaf. Sebenarnya bukan tidak bisa atau tidak boleh, hanya saja.. sejak awal aku sudah memutuskan, bahwa kamu hanya akan aku jadikan sebagai   masalalu yang tidak akan pernah aku ganggu lagi hidupnya, setelah luka yang terakhir itu. Tekad ku dulu seperti itu. Tapi kini, sepertinya dengan amat terpaksa a...