Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Ada yang tumbuh tanpa pengawasanku

Rupanya rasa itu yang membelah mimpiku semalam. Rasa itu hadir setelah aku tertawa bahkan sampai terpingkal. Hingga tawa yang ku hadirkan justru berubah menjadi berbagai rasa tak karuan, sekaligus rasa ingin menenggelamkan diri dalam bumi. Ku tertawai dan ku tangisi diriku sendiri didepan cermin. Ku bilang "dia milikku dan hanya milikku sampai nanti" Hahaha... Aku gila rupanya !! Mengakui dia yang hanya sebuah titipan sebagai kepunyaanku. Hei.. jangan sampai Tuhan murka !! Batinku meradang, tapi hatiku tak mau terdiam. Dia terus mengakui, terus memeluk angan bersamanya, terus melirih jangan pergi. Aku kembali menangis.. kali ini diiringi segukan dan isakan yang terdengar memilukan. Jelas ada yang salah dalam hatiku, ada yang tumbuh tanpa pengawasanku. Aku mulai mencari.. ku cari terus.. ku cari lagi... hingga ku temukan disudut paling kanan didalam hatiku. Ada satu rasa yang tumbuh lebih besar dan lebih kokoh dari rasa cintaku. kau mau tau apa itu ? Itu adalah ...

Kupatahkan sendiri 💔

Aku benci.. kali ini lebih dalam. Aku marah.. kali ini lebih ganas. Aku kecewa.. kali ini lebih parah. Dan aku patah.. kali ini lebih berkeping. Semua bukan karena dia, itu sebab diriku sendiri. Sebab hatiku sendiri, sebab ulahku sendiri !! Aku mulai muak dengan aku yg sekarang. Aku mulai jenuh bersembunyi dibalik aku yang sebenarnya. Tolong siapapun.. bebaskan aku dari segala kefatamorganaan ini. Segalanya, apapun yang aku hasilkan hanya akan membuat luka. Hanya akan membuat memar biru dihatinya. Aku ini hanya Seongok daging yang mau-maunya disimpan dalam ruangan yang tembus terik mentari, padahal dia bisa mencari tempat lain yang punya sedikit tempat bersuhu dingin. Sayangnya aku terlalu bodoh, terlalu naif, atau mungkin terlalu munafik ! Dan kali ini patahku , ku buat sendiri. Aku kebingungan, disatukanpun semua percuma. Aku terisak-isak, ditenangkanpun semua tak punya kekuatan untuk menyudahi. Mungkin cara yang paling efektif ialah meleburkan diri dalam bumi.