Ada mau yang mungkin bisa jadi jawaban. Ada mau yang mungkin bisa jadi pertanda. Juga ada mau yang mungkin bisa jadi ajakan. Pada dasarnya kata mau penuh dengan kesamaran. Itu sebabnya kita perlu nada dan tekanan untuk mempertegas kata mau yang sebenarnya. Kata mau juga perlu di iringi dengan kata atau kalimat lainnya. Meski sudah ada nada dan tekanan, kadang orang masih suka bingung mengartikan mau yang dimaksud. Itu sebabnya kadang orang salah mengartikan tulisan mau yang kita sampaikan. Karena tulisan tidak punya nada dan tekanan. Tapi untuk orang yang mengerti, tulisan bisa jadi punya rasa yang bisa mempertegas kata mau tanpa harus mendengar nada dan tekanannya. Maka, berdamailah kamu dengan tulisanmu. Bisa jadi dia mampu menyampaikan mau-mu dengan sebuah rasa. Hingga mau-mu jelas maksudnya meski tanpa nada dan tekanan.