Sore ini, tiba-tiba ada sesak yang menghadang hatiku.
kenangan yang berhasil kututup rapat-rapat selama 5bulan belakang kini berhasil mempora-porandakan hatiku kembali. pipiku basah lagi. isakpun kini tak bisa ku pungkiri.
rasanya sesak, seperti tercekik.
aku kacau lagi. aku kembali memanggil lirih nama itu.
nama yang dulu selalu berhasil mengusir keluh dalam setiap lelahku. nama yang selalu bersedia menghapus tangisku. nama yang dulu selalu ada disampingku tanpa pernah aku minta. juga nama yang pergi tiba-tiba tanpa aku suruh,
ternyata hanya kamu bintang dihatiku dan mungkin akan selamanya begitu !
kau ingat ? lelaki yang ku kenalkan dimakammu 5bulan lalu ?
dia yang berhasil membuatku kembali bangkit setelah kepergianmu, kini telah berhasil menghancurkan hatiku sekali lagi.
kali ini lebih hancur,, lebih perih,,, rasanya aku lebih memilih untuk pergi bersamamu.
entah apa yang salah padaku, dia yang aku bangga-banggakan didepanmu, sekarang malah melemparku tanpa alasan yang jelas.
aku tak punya lagi tempat untuk sekedar mengadu, maka malam ini tolong izinkan aku bercerita lewat tulisanku untukmu, tentang segala perihku . dan maaf jika tulisanku mengganggu ketenanganmu dialam sana.
begini, dua hari lalu, tepat dengan hari ulangtahunku, dia berjanji menemuiku disebuah taman. aku menunggunya sampai larut. berharap ia akan datang dengan satu kejutan manis seperti yang selalu kau lakukan dulu.
tapi apa ? hingga purnama terlihat sempurnapun, tak ku dapati sosoknya mendatangiku ditaman itu. semua panggilan keluarku tak kunjung mendapatkan jawaban darinya. bahkan pesan singkatku hanya dia baca dan tak ada balasan. mungkin aku bodoh karena menunggu orang yang justru mengabaikanku. atau mungkin aku terlalu tolol karena mau dibodoh-bodohin dengan janji semunya.
Dan ini membuatku dejavu. kau ingat kejadian dulu ? saat aku terlalu sibuk oleh duniaku dan membuatmu menunggu hingga larut malam hanya untuk bilang " happy anniversary sayang". dulu aku tak mengerti perasaanmu dan selalu menuntutmu untuk mengerti aku. tapi kini, aku mengerti apa yang kamu rasakan malam itu. mungkinkah malam itu sesakmu seperti sesak dihatiku sekarang ? atau mungkin lebih parah ? aku minta maaf untuk itu, meski aku tau penyesalan ini hanya sebuah kepercumaan. tapi setidaknya izinkan aku bilang maaf padamu kali ini. maaf untuk keegoisanku, maaf untuk keacuhan yang pernah ku beri padamu. maaf untuk semuanya.
aku tau kamu tidak pernah marah, tapi mungkin kamu pernah kecewa seperti aku sekarang. iyah.. aku kecewa karena telah menyatukan dan menyerahkan hatiku pada orang yang salah.
orang yang kukira menjadi mentari ditengah kegelapan, kini justru menjadi kegelapan yang sebenarnya. orang yang kukira menjadi obat atas lukaku, kini justru menjadi luka yang sebenarnya. aku kembali patah , sekali lagi.
lalu beberapa hari setelah hari ulangtahunku, ada satu kado beserta bucket bunga yang datang kerumahku. bunga mawarnya memang indah. katanya dia dikirim sebagai menetral rasa sedihku setelah membuka kado utamanya.
awalnya aku tak berani membukanya, aku takut jika membukannya. takut isinya hanya sebuah rasa sakit untukku. namun.. tak bisa ku pungkiri jika aku penasaran tentang siapa orang yang mengirimiku kado dan bunga ini. akhirnya, dengan semua keraguan ku buka kotak merah jambu itu.
kau tau apa isinya ? isinya hanya ada sebuah gambar hati dan sepucuk surat. aku bukan kecewa dengan isinya, hanya saja dibalik gambar hati itu, ada tulisan yang mengganggu hatiku dan juga menguras airmataku. kamu pasti mau tau apa tulisannya ?
dia bilang" jelitaku sayang, kini ku kembalikan hati ini kepemiliknya. aku tak bisa lagi menjaga hatimu dan menerima cinta dari hatimu. maka untuk itu, lupakanlah aku beserta kenangan kita". itu isinya. lalu sepucuk surat itu isinya hanya sebuah ucapan terimakasih yang mungkin ditulis untuk sekedar berbasa-basi.
kau dengar kan ? katanya aku harus melupakan dia. melupakan segala kenangan bersamanya. kamu pasti tau, ini bukan perkara mudah untukku !
aku pernah patah berkeping, kemudian dia datang dan membantuku menyatukan hatiku lagi, melewati hari dengan semua mimpi yang dia bangun dengan kenyakinan yang membuatku punya harapan sekali lagi dan kini dengan segampang itu dia menyuruhku melupakan dia dan semua kenangannya ?
ini maksudnya apa ? apa dia pikir menyatukan hati yang patah adalah sebuah lelucuan ? apa semua janji yang dia beri hanya sebuah janji semu, yang dia buat untuk menghiburku ? apa semua ukiran senyum itu hanya sebatas belaskasih untuk perempuan lemah yang baru ditinggal pergi selamanya oleh cinta pertamanya ? sungguh hanya sebatas itu ? benarkah ini hanya sebuah permainan ? jika iya, sudah puaskah dia mempermainkan hatiku ? sudah puaskah dia menjadikanku wayang dalam kisahnya ?
tolong... sekali ini saja jawab aku, agar aku punya alasan untuk mencoba menyatukan lagi atau untuk terus bertahan dengan patah yang ini. tolong, jawab aku sekali saja. atau lalukan sesuatu agar dia tidak terus menghindar seperti ini.
bahkan hingga tulisan ini aku buat, aku masih bertahan dengan patah yang kau dan dia berikan. dan semoga dia bisa membaca tulisanku ini, juga semoga dia masih sudi memberiku jawaban untuk semua pertanyaanku. atau hanya untuk sekedar memberi aku alasan, tetap bertahan dengan patah atau kembali menyatukan.
dan untuk kamu yang paling kucinta, bolehkah jika aku memintamu untuk menjemputku malam ini ?
rasanya sesak dihatiku sudah tak bisa lagi aku tampung sendiri. isakku kali ini terasa lebih berat . dan lukaku ku yang kali ini, terasa lebih perih.
aku butuh kamu untuk menghentikan isakku, atau untuk membawaku pergi bersamamu. dan lalu kita mulai lagi kisah kita didunia yang baru. agar aku tidak pernah lagi merasakan patah, sekali lagi.
kenangan yang berhasil kututup rapat-rapat selama 5bulan belakang kini berhasil mempora-porandakan hatiku kembali. pipiku basah lagi. isakpun kini tak bisa ku pungkiri.
rasanya sesak, seperti tercekik.
aku kacau lagi. aku kembali memanggil lirih nama itu.
nama yang dulu selalu berhasil mengusir keluh dalam setiap lelahku. nama yang selalu bersedia menghapus tangisku. nama yang dulu selalu ada disampingku tanpa pernah aku minta. juga nama yang pergi tiba-tiba tanpa aku suruh,
ternyata hanya kamu bintang dihatiku dan mungkin akan selamanya begitu !
kau ingat ? lelaki yang ku kenalkan dimakammu 5bulan lalu ?
dia yang berhasil membuatku kembali bangkit setelah kepergianmu, kini telah berhasil menghancurkan hatiku sekali lagi.
kali ini lebih hancur,, lebih perih,,, rasanya aku lebih memilih untuk pergi bersamamu.
entah apa yang salah padaku, dia yang aku bangga-banggakan didepanmu, sekarang malah melemparku tanpa alasan yang jelas.
aku tak punya lagi tempat untuk sekedar mengadu, maka malam ini tolong izinkan aku bercerita lewat tulisanku untukmu, tentang segala perihku . dan maaf jika tulisanku mengganggu ketenanganmu dialam sana.
begini, dua hari lalu, tepat dengan hari ulangtahunku, dia berjanji menemuiku disebuah taman. aku menunggunya sampai larut. berharap ia akan datang dengan satu kejutan manis seperti yang selalu kau lakukan dulu.
tapi apa ? hingga purnama terlihat sempurnapun, tak ku dapati sosoknya mendatangiku ditaman itu. semua panggilan keluarku tak kunjung mendapatkan jawaban darinya. bahkan pesan singkatku hanya dia baca dan tak ada balasan. mungkin aku bodoh karena menunggu orang yang justru mengabaikanku. atau mungkin aku terlalu tolol karena mau dibodoh-bodohin dengan janji semunya.
Dan ini membuatku dejavu. kau ingat kejadian dulu ? saat aku terlalu sibuk oleh duniaku dan membuatmu menunggu hingga larut malam hanya untuk bilang " happy anniversary sayang". dulu aku tak mengerti perasaanmu dan selalu menuntutmu untuk mengerti aku. tapi kini, aku mengerti apa yang kamu rasakan malam itu. mungkinkah malam itu sesakmu seperti sesak dihatiku sekarang ? atau mungkin lebih parah ? aku minta maaf untuk itu, meski aku tau penyesalan ini hanya sebuah kepercumaan. tapi setidaknya izinkan aku bilang maaf padamu kali ini. maaf untuk keegoisanku, maaf untuk keacuhan yang pernah ku beri padamu. maaf untuk semuanya.
aku tau kamu tidak pernah marah, tapi mungkin kamu pernah kecewa seperti aku sekarang. iyah.. aku kecewa karena telah menyatukan dan menyerahkan hatiku pada orang yang salah.
orang yang kukira menjadi mentari ditengah kegelapan, kini justru menjadi kegelapan yang sebenarnya. orang yang kukira menjadi obat atas lukaku, kini justru menjadi luka yang sebenarnya. aku kembali patah , sekali lagi.
lalu beberapa hari setelah hari ulangtahunku, ada satu kado beserta bucket bunga yang datang kerumahku. bunga mawarnya memang indah. katanya dia dikirim sebagai menetral rasa sedihku setelah membuka kado utamanya.
awalnya aku tak berani membukanya, aku takut jika membukannya. takut isinya hanya sebuah rasa sakit untukku. namun.. tak bisa ku pungkiri jika aku penasaran tentang siapa orang yang mengirimiku kado dan bunga ini. akhirnya, dengan semua keraguan ku buka kotak merah jambu itu.
kau tau apa isinya ? isinya hanya ada sebuah gambar hati dan sepucuk surat. aku bukan kecewa dengan isinya, hanya saja dibalik gambar hati itu, ada tulisan yang mengganggu hatiku dan juga menguras airmataku. kamu pasti mau tau apa tulisannya ?
dia bilang" jelitaku sayang, kini ku kembalikan hati ini kepemiliknya. aku tak bisa lagi menjaga hatimu dan menerima cinta dari hatimu. maka untuk itu, lupakanlah aku beserta kenangan kita". itu isinya. lalu sepucuk surat itu isinya hanya sebuah ucapan terimakasih yang mungkin ditulis untuk sekedar berbasa-basi.
kau dengar kan ? katanya aku harus melupakan dia. melupakan segala kenangan bersamanya. kamu pasti tau, ini bukan perkara mudah untukku !
aku pernah patah berkeping, kemudian dia datang dan membantuku menyatukan hatiku lagi, melewati hari dengan semua mimpi yang dia bangun dengan kenyakinan yang membuatku punya harapan sekali lagi dan kini dengan segampang itu dia menyuruhku melupakan dia dan semua kenangannya ?
ini maksudnya apa ? apa dia pikir menyatukan hati yang patah adalah sebuah lelucuan ? apa semua janji yang dia beri hanya sebuah janji semu, yang dia buat untuk menghiburku ? apa semua ukiran senyum itu hanya sebatas belaskasih untuk perempuan lemah yang baru ditinggal pergi selamanya oleh cinta pertamanya ? sungguh hanya sebatas itu ? benarkah ini hanya sebuah permainan ? jika iya, sudah puaskah dia mempermainkan hatiku ? sudah puaskah dia menjadikanku wayang dalam kisahnya ?
tolong... sekali ini saja jawab aku, agar aku punya alasan untuk mencoba menyatukan lagi atau untuk terus bertahan dengan patah yang ini. tolong, jawab aku sekali saja. atau lalukan sesuatu agar dia tidak terus menghindar seperti ini.
bahkan hingga tulisan ini aku buat, aku masih bertahan dengan patah yang kau dan dia berikan. dan semoga dia bisa membaca tulisanku ini, juga semoga dia masih sudi memberiku jawaban untuk semua pertanyaanku. atau hanya untuk sekedar memberi aku alasan, tetap bertahan dengan patah atau kembali menyatukan.
dan untuk kamu yang paling kucinta, bolehkah jika aku memintamu untuk menjemputku malam ini ?
rasanya sesak dihatiku sudah tak bisa lagi aku tampung sendiri. isakku kali ini terasa lebih berat . dan lukaku ku yang kali ini, terasa lebih perih.
aku butuh kamu untuk menghentikan isakku, atau untuk membawaku pergi bersamamu. dan lalu kita mulai lagi kisah kita didunia yang baru. agar aku tidak pernah lagi merasakan patah, sekali lagi.
Komentar
Posting Komentar