Seperti sungai yang bendungannya sudah dihancurkan, maka mengalirlah !
Ikuti setiap arus-Nya.
Jangan terlalu terburu-buru menyelesaikan satu arus, karena begitu arus ini selesai akan kau dapati arus yang lebih deras.. lebih terjam dan lebih curam.
Tak perlu khawatir, seterjam dan securam apapun arusnya aku akan selalu disampingmu !!
Aku disampingmu Bukan untuk memaksamu cepat-cepat menyelesaikan arusnya, tapi untuk membantumu menyelesaikan arus itu, lalu keluar dan memulai lagi arus yang baru.
Percayalah, aku adalah air paling tenang yang takkan meminta ujung tepian sebelum kamu menawarkan.
Karena bagiku, bisa mengalir dan melewati berbagai arus bersamamu saja sudah merupakan suatu kebahagiaan.
Jadi, teruslah mengalir bersamaku ! hingga kita bisa menentukan tujuan ujung tepian kita !!
Selamat malam untuk kamu yang ada disana. Kamu yang diam-diam masih menyisihkan waktu untuk mencari tau kabarku , yang masih menyisihkan waktu untuk mampir di duniaku, walau hanya untuk sekedar membaca tulisan tak bermutu. Apa kabarmu ? Semoga selalu baik-baik saja . Aku tau mungkin kamu terkejut atau mungkin penasaran setelah membaca judul postinganku saat notif di handphonemu muncul. Sebelumnya maaf sudah lancang membawamu masuk dalam duniaku. Maaf... Setidaknya , sekarang aku bisa menyampaikan maafku terlebih dahulu sebelum melukai hatimu (lagi). Tidak sepengecut dulu ! Setelah Melukaimu hingga patah berkeping, aku tak pernah hadir walaupun hanya untuk menyampaikan maaf. Sebenarnya bukan tidak bisa atau tidak boleh, hanya saja.. sejak awal aku sudah memutuskan, bahwa kamu hanya akan aku jadikan sebagai masalalu yang tidak akan pernah aku ganggu lagi hidupnya, setelah luka yang terakhir itu. Tekad ku dulu seperti itu. Tapi kini, sepertinya dengan amat terpaksa a...
Komentar
Posting Komentar